Selasa, 12 Juni 2012

Nasib Dalam Genggamanmu

Nasib dan Takdir merupakan dua kata yang sering menjadi alasan kegagalan atau keberhasilan seseorang.
Kata Nasib pada dasarnya lebih mengacu pada hasil yaitu sukses atau gagal, sedangkan Takdir mengacu pada jalan hidup seseorang.
Maka ketika orang menemui kegagalan, ia akan berucap emang sudah nasibku begini dan begitu pula jika seseorang mencapai kesuksesan, maka orang lain akan berkata orang itu memiliki Nasib yang baik, Nasib yang cemerlang dan lain sebagainya.
Bahkan ada opini  yang berkaitan dengan Nasib dan Takdir, itu adalah sebagai sesuatu yang tidak dapat diubah. Saya yakin anda sering menjumpai orang dengan pengertian seperti ini ataupun mungkin bahkan terkadang diri kita sendiri sering tanpa sadar menyatakannya.

Jika nasib  tidak dapat diubah maka orang sukses akan sukses terus, orang gagal akan gagal terus, tapi kenyataannya apa yang kita lihat, begitu banyak orang yang sukses menjadi gagal, dan sebaliknya orang yang awalnya dicap gagal pun akhirnya mencapai kesuksesan. Kenapa bisa begitu, ini karena nasib dan takdir bisa diubah. Bukan merupakan sesuatu yang kekal.

Pernah kah kita memperhatikan  telapak tangan kita sendiri..apa yg anda lihat?hmm..
di sana ada beberapa garis utama yg menentukan nasib.
Ada garis kehidupan, ada garis rezeki, & ada pula garis jodoh.

Sekarang,genggamlah telapak tanganmu...

Dimana semua garis tadi?”,
 Sim salabim..taraaraa...“Ternyata semua garis tadi ada didalam telapak tangan yg kita genggam”,
“Nah, apa artinya itu?
Hal itu mengandung arti, bahwa apapun takdir & keadaanmu kelak, semua itu ada dalam genggamanmu sendiri.
Anda lihat bukan? Bahwa smua garis tadi ada di tanganmu.
Kita berjuang & berusaha dgn berbagai cara u/ menentukan nasib kita sendiri”,

“Tapi coba liat pula genggamanmu. Bukankah masih ada garis yg tak ikut tergenggam?
Sisa garis itulah yg berada di luar kendalimu, karena di sanalah letak kekuatan  TUHAN.
Kita tak akan mampu melakukan & itulah bagian TUHAN",  "Kesuksesanmu tidak akan berarti tanpa campur tangan TUHAN yg maha Kuasa!"

Sahabat...

Genggam & lakukan bagianmu dengan kerja keras, tetapi bawalah kepada TUHAN bagian yg tak mampu Anda lakukan dan biarlah TUHAN berkarya dalam hidupmu...          

  Salam....Irma sustika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar