Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juli 2012

Hidup Adalah permainan, bermainlah dengan Riang & penuh rasa syukur


Ach..ko rasanya seperti menyepelekan arti hidup dan kehidupan ini yaa..Tapi sungguh dengan menulis artikel ini saya tidak bermaksud demikian apalagi menisbikan Tuhan  yang telah menganugerahkan sebentuk kehidupan yang begitu sempurna sebagai hamba yang bernama manusia.

Saya lebih menujukan artikel ini untuk melihat ini dengan lebih ”ringan” agar terasa ringan beban hidup ini, meski terlalu berat beban hidup yang sedang anda alami.

Apa yang terlintas di benak anda ketika mendengar kata ‘permainan’?  kok aneeh banget sih, wong idup udah susah gini kok dibilang permainan, emang dolanan opo yoo..kok aneeh banget siih   wong kita sudah gedubrakan sana sini kok dianggep dolanan ? Dan kalau kita baca koran, dengar berita di TV betapa ratusan bahkan ribuan orang meninggal tragis di merapi, mentawai, Japan dan bahkan di tempat lainnya, musibah datang dimana mana, trilyunan duit beredar ditelan para koruptor , tragedy terjdi dimana mana, perang hadir dimana mana dan semua riil terasa… dan sama sekali nggak kelihatan seperti main-main. Kok ya dibilang permainan ? .

Pasti anda pernah mendengar ayat yang berbunyi

 ”Seungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan sendau gurau. Dan jika kamu bermain serta bertaqwa, (maka) Allah akan memberikan pahala kepadamu, dan dia tidak meminta-minta hartamu’ (QS Muhammad, ayat 36). 

Note that : hidup adalah permainan. Waw, apakah ini berarti yang kita lakukan selagi hidup ini adalah bermain dan bersenang – senang?

Yach, saya sangat suka mengulang-ulang  ayat tersebut sambil mencoba menghayati permainan hidup yang sedang saya alami, sama seperti yang pernah saya alami hamper  4 tahun lalu (hmm tak terasa sudah 3 tahun), saat Dimas pangeran bungsuku kembali ke pangkuan Ilahi secara tiba tiba akibat kecelakaan korban tabrak lari.yang sempat menggoyangkan hidupku untuk beberapa lama. Saat itu aku berpikir, masya allah sungguh besar kekuatanMu, hanya dalam  hitungan jam , pangeran yang selalu ada dalam kehidupan ku harus meninggalkan kami semua.
Dalam setiap dialog ku denganNya seolah Dia mengingatkan akan peranku   ”hei Ir, kau saksikan kuasaku, aku hanya mengambil yang aku titipkan padamu, ayo kau tetap harus memainkan  peranmu”.

Ya...kenapa saya harus mundur, saya harus ambil bagian dalam permainan ini, Engkau masih menyisakan ”Harta “ besar, engkau masih mempercayaiku menitipkan milikMU, seorang Angga sulungku yang masih harus aku bimbing dan hantarkan menuju masa depannya,
Permainan hidup memang bisa  menjadi menyenangkan, menyedihkan, menjengkelkan, menyusahkan ataupun menggilakan sengat tergantung bagaimana aku  menyikapi permainan ini.

Bagiku hidup juga ibarat permainan monopoly…hmmm

Tentu kita pernah bermain monopoly? permainan yang sederhana, bukan? Kita hanya perlu melempar dadu kemudian melangkahkan poin pada papan monopoly sesuai dengan nilai yang keluar pada dadu. Setelah maju beberapa langkah, kita akan berhenti di atas kotak yang menenjukan suatu kondisi atau keadaan tertentu. Kondisi tersebut dapat membaut kita berpikir sejenak untuk mengambil keputusan apakah kita akan menjalankannya atau tidak karena mempengaruhi permainan selanjutnya.

Pernahkah kita menyadari bahwa kita kadangkala tidak berbeda jauh dengan permainan monopoly?loh kooo…apa lagi sih ini…

Pertama, pada awal permainan kita selalu diberikan uang sebagai modal dasar. Uang tersebut dapat bertambah banyak namun dapat juga berkurang jumlahnya tegantung bagaimana cara kita untuk mengelola uang tersebut.
Begitu juga dalam hidup ini, kita terlahir dengan memiliki kemampuan dan potensi diri serta talenta yang telah di karuniakan oleh Allah SWT. Potensi ini akan semakin menjadi baik dan berkembang jika kita mau berusaha untuk mengelolanya secara maksimal. Namun jika tidak, maka potensi yang kita memiliki tidak akan terlihat dan tidak dapat berkembang yang pada akhirnya akan menentukan keberhasilan kita dalam meraih impian, cita-cita dan tujuan kita dalam hidup kita ini.

Kedua, dalam permainan monopoly kadang kita berhenti tepat di atas kotak yang bertuliskan apakah kita ingin membeli "sesuatu sebagai bahan investasi" atau tidak. Disini kita berfikir berbagai macam pertimbangan sebelum kita memutuskannya.
Demikian pula halnya dalam kehidupan ini, kita sering di hadapkan pilihan yang harus kita putuskan, apakah akan kita jalani atau tidak yang pada akhirnya akan menentukan langkah hidup kita selanjutnya.

Ketiga, kadang dalam permainan monopoly kita harus berjalan sesuai dengan nilai yang keluar pada dadu yang kita lempar tanpa bisa memilih, sampai kita mendapatkan kesempatan untuk mengocok dadu kembali.
Demikian pula halnya dalam kehidupan, kita tidak diberikan suatu pilihan A atau B sehingga mau tidak mau kita harus menghadapi dan menerima kenyataan tersebut. Namun kita tidak boleh lupa bahwa kita pasti akan diberikan kesempatan yang dapat kita pakai untuk memperbaiki keadaan hidup kita.

Keempat, dalam permainan monopoly kita akan tampil sebagai pemenang jika kita berhasil mengelola modal dasar yang diberikan dan berhasil melipatgandakannya.
Demikian pula dalam hidup kita ini kita sering tampil sebagai pemenang jika berhasil mengelola potensi yang ada dalam diri kita dengan seoptimal mungkin dan berhasil melipatgandakan talenta yang kita miliki sampai pada akhirnya kita berhasil meraih tujuan hidup kita.

Apakah saat ini kita sudah tampil sebagai pemenang dalam permainan monopoly yang sedang kita mainkan? Apakah kita sudah berhasil mengatasi masalah yang tiimbul dalam  kehidupan kita ? pekerjaan, bisnis, persahabatan, cinta dan keluarga kita? Marilah kita berusaha memenangkan permainan nya dengan tidak berhenti untuk mencoba dan mencoba lagi sampai kita berhasil.
Jadi, ketika kita  memaknai hidup ini  sebagai permainan, maka kita akan menyadari  bahwa:

* Kita dapat menikmati hidup apapun yang terjadi. - Susah senang bisa anda nikmati.  Menikmati kesenangan tentu sudah biasa, tapi menikmati kesusahan?  Nah, di situlah letak keasyikan permainan hidup ini.

* Kita  dapat memperbaiki hidup kita. - Memperbaiki kesalahan-kesalahan tanpa terbebani olehnya.  Karena kesalahan adalah hasil tindakan.  Dan tindakan adalah muara dari bergeraknya potensi-potensi anda.  Jadi, apa salahnya dengan kesalahan?  Ia sudah terjadi.  Kenapa harus disalahkan ,  Tak ada gunanya.

* Kita berada di suatu tingakatan  permainan tertentu dengan berbagai masalah dan tantangannya. - Dengan terus main, kita akan mampu  melewati tingkatan tersebut dan  memasuki tingkatan  baru yang lebih mengasyikkan.

* Semua orang di dunia ini adalah kawan-kawan kita. - Kita akan menemukan bahwa sebenarnya orang-orang di sekeliling kita  – apakah mereka baik atau buruk sikapnya – mereka adalah kawan main dalam game of life kita . Emang mau kita bermain tanpa lawan ?   Dengan lawan yang sepadan, pastinya permainan akan lebih menggairahkan.  Karena itu, pada hakikatnya semua orang adalah kawan ‘main’ kita.

 * Kita bisa hidup penuh ketenangan.-harena kita menyadari bahwa kita  adalah pemain yang sebenarnya tak punya apa-apa. hanya diberi hak untuk bermain.  Orang yang tak punya apa-apa tidak akan kehilangan apa-apa. 
 Inilah anugerah yang luar biasa dari Yang Maha Kuasa.  Tidak punya apa-apa, tapi boleh main dan menikmatinya.   Wow…

* Ada aturan-aturan main yang justru membuat kita bebas.- Ada aturan dalam setiap permainan, termasuk permainan hidup.  Aturan ini ada agar para pemain bisa bebas bermain.  Tanpa aturan, pada hakikatnya tidak ada kebebasan.

* Kita menjadi pemain, bukan korban permainan. - Kita adalah pemegang kendali kehidupan kita .  Berbeda dengan orang-orang yang tidak menjadi pemain.  Mereka seperti robot yang tak punya kendali atas diri mereka sendiri.   Mereka dikendalikan oleh tiga hal : orang lain, hal-hal yang mereka miliki dan hal-hal yang terjadi pada diri mereka.  Para pemain sebaliknya.

Karena itu, jadilah pemain.  Ambil keputusan tegas untuk menjadi pemain.  Hidup anda dan diri anda sendiri terlalu berharga bila anda hanya menjadi korban permainan.  Jadilah pemain.

Buat orang-orang di sekitar anda untuk menjadi pemain juga.  Jangan buat mereka menjadi korban permainan anda.  Bila anda melakukannya, akan datang saatnya ketika anda yang menjadi korban.  Tidak ada yang lebih tragis dari seorang pemain yang mengira dirinya pemain, padahal ia adalah korban. 

Korban siapa? Korban permainannya sendiri. 

Artikel ini saya kutip dari buku saya " LIFE FOR HAPPINESS "

Salam Bahagia

Irma Sustika

#Life For Happiness

Rabu, 27 April 2011

Layang Layang

Memandang bocah-bocah kecil, bermain layang laying di lapangan basket depan rumah seru rasanya .mereka begitu asik dan sibuk memainkan layang-layangnya. sibuk menarik-ulur benang-benang layangan nya walaupun panas terik menyoroti satu persatu wajah-wajah mereka..namun terpancar kegembiraan di raut muka mereka,

Salah satu dari mereka duduk di tepi lapangan, dan anak lainnya nya pun berteriak, ayoo rian buruaan sini main, banyak musuhnya tuh dan tidak berapa lama, bocah yang dipanggil Rian tadi berlari ke lapangan bergabung bersama teman temannya yang lain..

Aku pun terhenyak melihat kelakuan bocah-bocah itu seperti melihat diriku sendiri saat masa kecil dulu…aku yang sering dimarahin mama & papa karena suka ikut ikutan kakak ku main layang2…hahhaaa…saat dia main layangan aku suka ngintil…hihiihii..walupun Cuma disuruh megangin layangan nya saat layangan akan diterbangkan….niih pegangin layangannya..munduran lagi sanaa….dan begitu layang2 itu diterbangkan, aku biasanya suka ngotot minta aku yang pegang talinya…yang ada biasanya aku sering diomelin niih kalau sudah dikasih memegang kendali tali layang layang nya..karena sudah bisa dipastikan layang2 nya pasti nyangkut dan putus…hahhahaa

Juga teringat saat jagoan jagoanku masih kecil, saat mereka ingin bermain layangan, mama yaini selalu dapet tugas bagian megangin layangannya…hehee

Memandang masak kanak-kanak memang sungguh indah,tak ada beban pikiran,tak pernah berpikir nanti bagaimana?mau jadi apa?yang penting bermain..itulah enak nya jadi anak-anak….Ada Kebahagiaan,Kegembiraan,Keriangan,dan Kebebasan…

Jika di pikir-pikir Hidup bagaikan bermain layang-layang…

Sebelum kita memulai menerbangkan layang-layang kita harus tahu kemana arah angin bertiup,begitu pun hidup,sebelum kita memulai segala sesuatu kita harus tahu kemana akan melangkah,tujuan kita melangkah itu yang harus kita pikirkan…

Setelah layang-layang bisa di terbangkan dan layang-layang pun menari-nari di angkasa raya,kita pun harus senantiasa memainkan benang nya,ditarik kemudian di ulur/dilepaskan supaya layang-layang tersebut bisa seimbang dan dapat kita kendalikan,di sini di butuhkan keterampilan dalam memainkan nya…dalam hidup pun kita harus bisa senantiasa seimbang,harus tahu kapan waktu nya untuk menarik dan kapan waktu nya untuk melepaskan.

Mengapa layang-layang bisa terbang?

Karena ada angin dan ia berani melawan angin itu! Ya, angin membawa layang-layang naik hingga tinggi ke awan. Dan hanya dengan berani melawan angin, maka layang-layang itu bisa terus terbang dengan terarah. Layang-layang yang mengikuti arah angin adalah layang-layang yang putus, dan akan jatuh.

Kadang kita begitu takut saat angin cobaan datang menerpa. Kalau boleh meminta, kita tidak berharap mengalami masalah, kesulitan, dan tekanan hidup. Sebaliknya, kita ingin jalan kita lurus dan mulus seperti jalan tol.

Dan saat-saat paling menegangkan dalam permainan layang-layang adalah dimana layang-layang kita di adu dengan layang-layang orang lain.(permainan layang-layang jika hanya bermain sendiri sangat tidak menyenangkan)

Disini di butuhkan strategi,bagaimana supaya layang-layang kita mampu bertahan dari terjangan musuh.keterampilan memainkan layang-layang,gelasan dengan kwalitas yang bagus dan bantuan Angin yang bertiup menjadi kunci untuk jadi pemenang dalam beradu layang-layang.

Begitu pun hidup,kita butuh strategi untuk mampu bertahan dalam persaingan yang semakin sengit dewasa ini,di samping itu keterampilan-keterampilan pun sangat kita butuhkan,dan juga yang tak kalah lebih penting adalah mengharapkan Pertolongan Tuhan dalam menghadapi hidup

Bila hidup dihadapkan pada situasi atau keadaan yang sangat menakutkan, tak ada jalan lain kecuali harus memilih. Apakah kita akan seperti layang-layang yang berani melawan angin, atau mengikuti arus angin saja? Memang yang kedua lebih mudah. Ya, lebih mudah bagi kita untuk menyerah dalam situasi sulit..

Janganlah takut jika hari ini angin yang sepoi-sepoi tiba-tiba menjadi badai. Tetaplah kuat Jangan buru-buru menyalahkan angin besar yang menerpa layang-layang kita, sebab kita justru akan segera melihat awan, langit indah, dan pemandangan menakjubkan

ANGIN TIDAK PERNAH MENJADI MUSUH LAYANG-LAYANG ANGIN SELALU MENJADI SAHABAT TERBAIK LAYANG-LAYANG

Remote Controlnya Dimanam

Disuatu malam saya dan si sulung asik nnton TV, karena tidak ada acara yang bagus, jari jemari saya sibuk memencet tombol tombol remote control TV, kadang remote control juga menjadi ajang rebutan kami berdua.saat remote ada di tangan saya dan si kakak tidak menyenangi acara yang di tayankan, biasanya dia rebut deeh…aah ganti dong maa..bosen aah berita melulu..capee deeh..namun saya sedang menikmati tayangan berita itu, tinggalah dia manyun…aaah ya udah..aku nonton di kamar aja deeh,…bebas milih dan nentuin chanel yang mau aku liat…

Haappp..bukankah lakon kehidupan juga layaknya remote control TV kita bisa memencet tombol yang kita mau, kita bisa memilih chanel apa yang akan kita lihat , mau nonton berita, mau nonton film, mau sibuk mengikuti bola ditendang tending..atau apapun tayangan nya semua bisa saya pilih sesuka hati,

Sayangnya kebanyakan kita banyak memilih menjadi TV dan membiarkan orang lain yang memegang remote control hidup kita , bahagia kita tergantung apa yang orang lain lakukan untuk kita , ketika dipuji orang kita bahagia dan sedih ketika di kritik, sering kali yang menentukan kita bahagia atau tidak, adalah orang lain, lingkungan, kondisi keuangan dll.

Siapa yang menentukan perasaan kita ? kita sendiri atau orang lain ?

Seharusnya yang menentukan perasaan kita adalah diri kita sendiri, seperti si remote control Idealnya remote kontrol kita seharusnya kitalah yang membawa sendiri namun sering kali tanpa disadari, kita menyerahkan remote kontrol kita kepada orang lain. Dan orang itu dapat dengan bebas menekan tombol2 remote tsb. Dimana orang itu contoh hanya menekan tombol bahagia dan mengarahkan ke diri kita seketika itu kita akan bahagia. Saat orang yang memegang remote control kita menekan tombol susah dan mengarahkan ke kita maka kita mengikuti seperti yang diinginkannya .

Jadi boleh dibilang bahagia nya kita tergantung semua yang diluar diri, padahal bukankah “bahagia itu ada didalam diri saya, dan saya sendiri yang memegang remote controlnya, pencet sekarang pilih channel bahagia maka saya bahagia selesai urusan

remote control itu seharusnya ada ditangan kita bukan ditangan orang lain yang membuat kita menjadi robot orang lain .

Dan yang lebih parah adalah ketika kita membiarkan remote control hidup kita dipegang oleh seseorang yang begitu mempesonakan kita, waah waah jka sampai di tahap ini bukan hanya jadi robot tapi menjadi sapi dicucuk hidungnya lebih tepat, kita menjadi orang lain, menjadi seperti yang orang lain mau atas diri kita, kita akan menerima saja apa yang orang itu katakan, apa yang orang itu pikirkan tentang kita maka kita yakini itu benar dan akan terjadi, ohooohoho kita sudah dicuci otak nih kalo gini, gawat.

Kalau orang lain bilang kita gak mampu melakukan , kita bodoh maka kita menjadi letoy, gak semangat, fisik kita membenarkan bahwa kita gak mampu, padahal kita thau kita mampu terus kenapa dong masih terpengaruh dengan omongan sang pesona, toh dia juga bukan ALLAH yang memegang takdir saya, jadi harusnya saya adalah saya, dia adalah dia, gak akan ketuker tuh :)

Ada banyak pilihan yang bisa membuat saya bahagia dan itu ada didalam diri saya, tidak ada seorang pun di dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaan saya selain diri saya sendiri kan yah? Kesuksesan, kekayaan,harta melimpah sahabat sejati, cinta sehidup semati, uang, hobi, pekerjaan yang asik, katakanlah saya punya semua itu bisa jadi saya tetap gak bahagia, namun bisa jadi kita belum memiliki harta yang melimpah, uang yang banyak tapi kita bahagia… ,

jadi sebenarnya

Bahagia atau tidaknya hidup saya bukan ditentukan oleh seberapa kaya diri saya, seberapa cantiknya saya, atau sesukses apa hidup saya, bahagia adalah pilihan saya sendiri… “

Ayo pegang remote control hati kita masing masing dan pilihlah tombol bahagia bukan nelangsa pilih tombol sesuka yang kita mau, kita bebas memilih kok, karena pilihan ditangan kita sendiri

salam

Irma Sustika

Kamis, 31 Maret 2011

Percuma Berlayar kalau Takut Gelombang



“Percuma saja berlayar, kalau kau takut gelombang. Katanya Meggy Z , Sekelebat lirik itu mampir ketelinga ku dari sebuah warung dekat rumah saat aku melintas disana….

Pesan yang sangat dalam bagi kita dalam mengarungi kehidupan ini dari bait lagu itu

Yaaa...Gelombang selalu diartikan sebagai MASALAH yang mengakibatkan RESIKO.

Ibarat kehidupan yang kita arungi, Hidup ini adalah lautan masalah dan perjalanan yang penuh dengan resiko dan cobaan. Bukankah selama kita masih hidup di dunia, pasti akan menemui masalah?.

Dalam setiap usaha yang kita lakukan, pasti ada risiko

Siapapun kita dan dalam keadaan yang bagaimanapun , orang kaya maupun orang susah. Orang bodoh maupun orang pintar. Orang penting maupun orang biasa. Pejabat atau petani, pasti mempunyai resiko dan kesulitannya masing-masing. Itulah kehidupan di dunia

Mungkin kita pernah mengeluhkan, mengapa masalah dan cobaan datang silih berganti tanpa berhenti dalam hidup kita. Seakan - akan hanya kita yang merasakan masalah dan penderitaan tersebut. Padahal begitu banyak yang menghadapi masalah yang sama,dan bahkan lebih berat dari yang kita alami, namun tetap masih bisa bersyukur

Jika kita selalu mencari “enaknya saja”, atau mencari “amannya saja” dalam apa yang kita kerjakan, maka kita tak akan pernah sampai pada apa yang ingin kita capai

Jika kita mengemudi di jalan, pasti menemukan jalan naik, turun, belokan, dan medan-medan lain yang terkadang mempersulit, . Kalau tak mau menemui hal seperti itu, jangan mengemudi.

Jika kita berlayar, pasti akan menemui gelombang, baik itu besar maupun kecil. Satu-satunya agar kita bisa sampai ke tempat tujuan adalah menghadapi gelombang tersebut, atau jangan berlayar sama sekali.

Pengemudi yang Tangguh adalah pengemudi yang bisa melewati setiap rintangan yang ia temui di jalan.

Sama halnya seperti pelaut yang ULUNG , yang tidak lahir dari laut yang tenang.

"Tiada pelaut ulung kalau tidak pernah diterpa oleh ombak dan badai..!!

Sehebat apapun perahu di ciptakan, takkan ada gunanya bila hanya tertambat di dermaga.

Dermaga adalah masa lalu , Tali penambat itu adalah rasa ketakutan .

Jangan buang percuma seluruh daya kekuatan yang telah di anugerahkan oleh-Nya kepada kita

Jangan biarkan masa lalu menambat daya dan kekuatan kita

Lepaskan diri Anda dari ketakutan dan penyesalan, berlayarlah dan berkaryalah, apapun itu kerjakan yang terbaik

Di tengah-tengah permainan, termasuk permainan hidup, pasti ada “jatuh bangun”. Ini tak bisa kita hindari, HADAPILAH..!!

Kalau dalam bahasa sananya siiih

“Don’t play it safe, or don’t play it at all.”

Apakah kita memilih keberanian atau ketakutan untuk menghadapinya?

Sekarang kita sendiri pula yang harus memilih, mau menjadi pecundang atau sang juara ketika berhadapan dengan resiko dan cobaan!

Jadi,........

“Jika takut gelombang, jangan pergi berlayar.”

HIDUP ITU MENGANDUNG RESIKO. KALAU HIDUP TIDAK MAU RESIKO, YA TIDAK USAH HIDUP! “

Salam

Irma Sustika

Senin, 14 Februari 2011

Power Of Seven UP

Kita tentu mengenal salah satu minuman dengan merek seperti judul tulisan ini kan, rasa nya yang seperti soda gituu deh…segeer segeer..apalagi kalau ditambah dengan es batu..hmmm nyesssss rasanya…eeeh kok malah ngomong minuman..Seven Up yang ini bukan merek minuman looh…banyaak kata yang menggunakan UP yang bisa menjadi bahan bakar bagi kita untuk menggapa sukses…dalam tulisan ini saya ambil 7 aja yaaah..bukan karena lagi deman angka 7 looooh…

1.WAKE UP

Untuk membangunkan kita dari tidur, terkadang kita membutuhkan apa yang dinamakan ake up call, agar kita terjaga, bangun dan segera menjalankan berbagai aktifitas. orang merasa sudah bangun jam 05:00, misalnya. Tapi apakah dia sungguh-sungguh sadar atau siuman dari lelap yang panjang? Bola mata mungkin nyalang — sampai melotot, namun bangun secara fisik belum seluruhnya dibarengi dengan bangun secara jiwa

Dalam perjalanan hidup kita pun harus memiliki wake up call ,untuk membangkitkan kita .

Tidakk perlu peduli berapa kali kita gagal, tapi jika kita lebih banyak bangun dan selalu menyiagakan wake up call dalam diri kita untuk bangun & memulai lagi, kita akan sukses.

Kekalahan ,kegagalan dan serangkaian hasil buruk tidak perlu diratapi

2.DRESS UP

Kecantikan dr dalam jauh lebih penting dari pada sekedar hiasan luar yang sementara. Miliki mentalitas berkelimpahan, hasil dari suatu harga diri & rasa aman yg dalam. yang akan menghasilkan kesediaan untuk berbagi , keuntungan, dan tanggung jawab.

3. SHUT UP

Pepatah mengatakan “ Silent is Golden “ Seringkali kita tidak mau menutup mulut, padahal dengan banyak mendengarkan kita menjadi lebih bijak. Berhentilah bicara tentang kesuksesan masa lalu, fokuskan diri untuk kesuksesan masa depan.

4.STAND UP

"Sekarang?ntar aja deh, lagi males nih", "emang harus ya?males ah", "banyak banget..jadi males ngerjainnya". Kemalasan memang sudah menjadi "musuh" utama yang menghalangi setiap manusia untuk mencapai kesuksesan. Rasa malas itupun bisa muncul kapan saja, Biasanya, kemalasan itu datang karena anda cenderung mengaitkan masa depan dengan persepsi negatif

Rasa malas adalah sifat manusia yang normal dan bisa diatasi. Salah satu caranya adalah dengan sikap "mulai mengerjakan", paksa diri anda untuk memulai suatu pekerjaan tanpa mentoleransi sikap "nanti deh, 5 menit lagi". Fokus pada pikiran positif, bukan dengan pikiran negatif

Kesempatan besar itu bisa muncul kapan saja, jangan sampai kita menyia nyiakannya hanya karena kita malas untuk melakukannya.

Berdirilah teguh pada keyakinan awal bahwa kita pasti berhasil.Berdirilah pada hal hal yang anda yakini.

Stand up for the champions,Stand up for the champions, Stand up we will overcome,

Stand up we will be the NUMBER ONE.Together we will rise again,

5. LOOK & GET UP

Lihatlah semua impian kita dalam imajinasi kita seakan2 semuanya telah terjadi.

Saat peresmian Disney Land, seorang wartawan bertanya pada istri almarhum Walt Disney “Bagaimana perasaan Bapak saat melihat impiannya telah jadi kenyataan dengan dibukanya Disney Land ini ?”

Istri Walt Disney menjawab “Ia telah melihat ini semua terjadi jauh sebelum proyek ini terbentuk”.

6. REACH UP .

Kita perlu senantiasa bercita-cita besar, artinya semua kegiatan yang kita lakukan harus bertujuan untuk memberikan manfaat tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain, bahkan untuk alam semesta

Bung Karno mengatakan “ Capailah Cita2mu setinggi langit. Kita memnag harus menggantungkan cita2 dan impian setinggi mugkin, karena kita adalah ciptaanNya yang tertinggi. Capailah sesuatu yang lebih tinggi dari prestasi sebelumnya karena itu menandakan bahwa kita memang bertumbuh.

7. LIFT UP .

Naikkan semua impian kita dalam bentuk doa ucapan syukur seakan-akan semua telah terjadi.

Semoga kita mampu meningkatkan & mengguyur hari hari kita dengan SEVEN UP

Salam

Irma Sustika

Selasa, 18 Januari 2011

MENEMBUS BATAS DIRI



Bila kita melihat keadaan di sekitar kita hari-hari ini, kita akan melihat betapa cepatnya jaman ini berkembang. Bahkan perubahan tersebut seringkali terjadi tanpa kita sadari. Sebagai contoh, teknologi yang berkembang begitu pesat, intelektual yang semakin meningkat, penemuan-penemuan baru di bidang kesehatan dan obat-obatan, dsb. Perubahan tersebut tidak dapat kita hindari, sebagaimana ada pepatah yang mengatakan, "Satu-satunya hal yang tidak akan pernah berubah, adalah perubahan itu sendiri."

Bila kita terlena sedikit saja, besar sekali kemungkinan untuk kita akan kehilangan kesempatan untuk berkembang, atau setidak-tidaknya akan tertinggal .

Lalu bagaimana menembus batas2 yang mengungkung diri ita? Batas batas yang merantai langkah kita?

DOBRAK batas batas diri anda..!!!


1. Miliki tujuan yang jelas - kembangkan!.

Orang yang tidak memiliki tujuan di dalam hidupnya tidak akan pernah bisa berkembang dengan maksimal. Mengapa? Karena dia tidak akan tahu ke mana dia harus melangkah, dan ini akan berdampak pada keputusan-keputusan yang diambilnya. Tetapi untuk menjadi berkembang tanpa batas, seseorang juga harus memiliki kemampuan untuk memperluas tujuannya. Walt Disney dapat berkembang begitu luas sampai ke seluruh dunia hanya dimulai dari mimpi seorang Walter Elias Disney yang miskin untuk berusaha membahagiakan semua anak di seluruh dunia. Dan sampai sekarang, meskipun Mr. Disney sudah meninggal, tetapi mimpi itu masih terus berlanjut.

2. Miliki inisiatif untuk berkembang tanpa batas.

Saat Christopher Columbus ingin berlayar mengelilingi dunia, semua orang menganggapnya gila karena mereka percaya bahwa bumi itu datar, bukan bulat. Tetapi karena keberaniannya untuk berinisiatif 'gila' tersebutlah kita dapat mengetahui fakta bahwa bumi memang bulat, bukan datar. Saat kita ingin berkembang, jangan menunggu perubahan terjadi pada orang lain baru kita dapat berkembang. Miliki mental bahwa perubahan itu harus dimulai dari diri kita, bukan orang lain.

3. Berpikirlah selangkah lebih maju.

Thomas John Watson, pendiri perusahaan komputer raksasa IBM suatu hari memaparkan kunci dari keberhasilan IBM, dan berkata, "Setiap kali kami memperoleh kemajuan dalam IBM, itu adalah karena ada orang yang mau untuk mengambil kesempatan, memikirkannya dengan keras, dan mencoba sesuatu yang baru." Di dalam hidup ini, kita memiliki pilihan untuk menjadi orang seperti apakah kita. Apakah kita ingin menjadi orang yang gagal, ataukah biasa-biasa saja, ataukah kita ingin menjadi orang yang unggul? Orang yang ingin menjadi orang yang unggul, ia harus melatih cara berpikirnya untuk selalu mengeluarkan ide-ide yang mungkin bahkan belum terpikirkan oleh orang-orang di sekitarnya.

4. Kembangkan rasa ingin tahu yang positif.
Semua penemuan bersejarah di seluruh dunia ini pasti didasari dari keingintahuan dari para penemunya. Tidak selamanya rasa ingin tahu itu adalah sesuatu yang negatif, karena selama kita dapat memanfaatkan rasa ingin tahu kita untuk sesuatu yang positif dan berguna bagi banyak orang, rasa ingin tahu tersebut akan menjadi sesuatu yang menguntungkan. Seorang Albert Einstein tidak akan pernah menjadi penemu dari teori relativitas yang sangat terkenal itu bila dia tidak memiliki rasa ingin tahu yang besar akan bagaimana energi dapat memiliki hubungan yang erat dengan massa sebuah benda dan kecepatan cahaya.

5. Rajin-rajinlah membaca.

Setiap orang yang tidak memiliki wawasan yang luas pasti akan mengalami masalah dalam berkomunikasi dengan berbagai macam tipe orang. Dan salah satu cara yang baik untuk memiliki wawasan yang luas adalah dengan meningkatkan minat baca. Thomas Jefferson, presiden ketiga Amerika Serikat, adalah seorang yang sangat dikenal lewat kinerjanya dalam menuliskan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat. Tetapi mungkin tidak semua orang menyadari bahwa Thomas Jefferson adalah seorang kolektor buku, yang membuatnya menjadi seorang yang sangat berwawasan luas dalam berbicara berbagai aspek, mulai dari pertanian, arsitektur, bahkan sampai penelitian fosil-fosil purbakala.

Penembusan batas-batas inilah kunci kesuksesan manusia dalam mengarungi hidup. Hanya mereka yang mampu menembus keterbatasan sebagai manusia saja yang menjadi pemenang. Banyak batas yang bisa ditembus dari berbagai sisi. Seorang yang menembus batas kemampuan otot kakinya untuk berlari akan menjadi atlet yang memecahkan rekor kecepatan berlari. Mereka yang mampu mengalahkan batas gengsi menawarkan sesuatu kepada orang lain dengan resiko ditolak akan menjadi penjual danpengusaha sukses.

Itulah bedanya manusia dengan hewan. Meski kuat, harimau tidak akan tertarik untuk terbang seperti elang. Sementara manusia yang melihat burung bisa terbang pun terpincut ingin terbang. Karena itulah kita dikaruniai akal-budi untuk menembus keterbatasan kita sebagai manusia.

Di saat berupaya menembus batas itulah, pasti akan ada halangan yang muncul. Dan jelas itu tidak akan pernah ringan. Seperti yang selalu menjadi slogan yang diteriakkan dengan bentakan oleh instruktur di kamp pelatihan militer: “hari yang ringan adalah kemarin!” Jadi, jangan harap rintangan hari ini akan makin mudah. Setiap manusia yang telah bertekad menembus batas pasti menyadari beratnya rintangan. Namun seperti juga pelatihan militer pasti akan berakhir dengan pelantikan sebagai anggota, demikian pula dengan perjuangan dalam hidup.

Penembusan batas akan menjadi manis apabila kita terus hingga melewati batas itu dan menyadari betapa indahnya dunia di balik batas itu. Seperti halnya dialami siapa pun yang pernah naik gunung, kelelahan saat mendaki terbayar tuntas saat menikmati keindahan pemandangan dari puncak. Itulah batas gunung yang ditembus.

Maka, jadilah manusia yang selalu berupaya menembus batas. Tercapainya satu puncak gunung seharusnya tidak membuat kita berhenti mendaki. Karena batas itu ada di mana-mana. Sekali kita merasa puas, maka batas tak lagi kita tembus. Ada sebuah jurang baru lagi terbentuk di depan kehidupan kita saat kita berhenti menembus batas.

Jangan pernah lelah menembus batas. Karena kita manusia dianugerahi kemampuan untuk menembusnya!

Minggu, 24 Oktober 2010

POWER OF MIND CAN MAKE MAGIC TO YOUR LIFE !



Dari keyakinan pada pikiran kita bisa bermimpi, berkhayal, berkehendak, bersemangat, berniat serta bergerak.

Dari keyakinan kita pada IMPIAN segala hal yang tidak mungkin menjadi mungkin

Dari keyakinan pada KEINGINAN segala yang tidak bisa menjadi bisa

Dari keyakinan niat yang baik segala yang ingin menjadi terlaksana.

Dari kekuatan atas semangat ,kita bisa survive, dan hidup terus, dan terus dan menjadi lebih baik.

Dari rasa syukur yang selalu kita panjatkan padaNya, menjadikan kita mengenali dan menghayati rasa nikmat

sekecil apa pun dalam menjalani kehidupan

Dari keyakinan atas Doa, kita menyadari betul kekurangan, kelemahan, ke’fakir’an kita &. Menyadari betul ada

kekuatan lain di luar diri kita


Karena itu percayalah pada pikiran kita, Karena pikiran kita lah sebuah mimpi menjadi kenyataan.


Your BELIEVE have power to make magic happen to your life.

Seperti penggalan lirk lagunya nya tante maria carrey

There can be miracles, when you believe

Though hope is frail, it's hard to kill

Who knows what miracles you can achieve

When you believe, somehow you will

You will when you believe


Kamis, 30 September 2010

Kita Dilahirkan Menjadi Pemenang


Keyakinan pertama yang harus aku miliki sebagai anak manusia adalah keyakinan bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang. Aku percaya bahwa tidak mungkin Allah menciptakan aku ke dunia ini, tanpa alasan apapun. Tidak mungkin! Pasti ada alasannya, bukan?

Nah, jika aku berani lahir, maka aku juga haruslah berani mati (karena aku pasti mati, bukan? He..he..) Lalu, sekarang mati seperti apa yang aku inginkan? (tarik dan tahan nafas yang lama…) Duh, sereeem banget sih pertanyaannya.

Baiklah, sekarang pilihan aku sebagai manusia yang hidup, yang masih bernafas, yang masih beredetak jantungnya, hanya tersisa satu pilihan saja, bukan? Yakni aku ingin mati sebagai apa? Ingin dikenang sebagai siapa?

Karena aku yakin bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, sudah sebaiknya pula aku memilih mati minimal sebagai pemenang. Pemenang seperti apa, itu persoalan lain. Yang penting pilihannya adalah kembali ke Sang Khalik sebagai seorang pemenang. Gak malu-maluin yang “nyiptain”, gitu lho!”.

Lalu, setelah sadar bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, berarti aku sekarang harus bangun dari biusnya si tidur. Oke, setelah bangun bukankah diperlukan kekuatan, diperlukan keberanian, diperlukan…? Ya,…

2. Memang diperlukan keberanian untuk melangkah maju ke depan. Namun, bagaimana berani kalau aku tetap diam di tempat?

Betul juga ya. Baiklah aku segera berdiri dan mulai melangkah. Langkah pertama, langkah kedua dan langkah ketiga, tapi oh..oh.. lihat apa yang ada di depan jalan. Ah, kayaknya agak mendung, agak redup, agak berkelok, agak licin. Ehm, bisa-bisa terpeleset, tergelincir, bahkan terpental saat diperjalanan? Ya, bisa saja. Namun, aku yakin

3. Daripada hanya berdiam diri… Melangkah dan mungkin tergelincir adalah pilihan yang jauh lebih baik! (tahan nafas sebentar) Ada banyak pelajaran di sana…

Masak sih? Apakah benar dengan tergelincir aku malahan belajar? Betul, bila aku bisa merasakan sakitnya tergelincir, maka pasti aku akan menghindari berbuat kesalahan yang sama. Akupun akan mencari ide-ide lain yang lebih baik, lebih tepat guna, lebih kreatif, lebih produktif dan sebagainya.

Kesalahan yang terbesar adalah aku tidak pernah melakukan sesuatu, bahkan mencobanyapun “gak” pernah, malah pikiran aku sering “merancang” imajinasi rasa sakit yang belum tentu terjadi dari sebuah kesalahan atau kekeliruan di masa mendatang. Astaga, ngeri sekali bukan? Karena aku merancang ketakutan, maka seringkali aku hanya berdiam diri. Namun aku sebenarnya percaya bahwa… (baca kalimat berikut ini dengan sangat keras!!!)

4. Orang yang berani bangkit dan belajar dari kegagalan adalah PEMENANG SEJATI!

Huh, lumayan kalimat motivasi ini ya. Cukup kuat dampaknya untuk membangkitkan semangat paling dalam dari diriku. Di dunia ini banyak sekali cerita orang yang pernah mengalami kegagalan dan setelah itu tidak ada lagi ceritanya. Apakah aku mau seperti mereka? Habis terbit, kena awan gelap dan menghilang tanpa bekas? Gone with the wind…

Ah, aku kan bisa punya pilihan lain. Aku ingin jadi pemenang atas diriku sendiri. Cerita kehidupan yang hanya bisa dibagikan adalah cerita

kebangkitan, bukan cerita kegagalan. Wah, jika aku tidak pernah bangkit, maka habislah pula cerita hidupku. Percuma dong aku dilahirkan.

Baik,baiklah dan baiklah! (silahkan teriak dalam hati he..he..) Sekarang aku tanamkan dalam benak aku bahwa aku HARUS bangkit, kapanpun saat aku mengalami apa yang disebut orang lain adalah kegagalan. Karena aku yakin dan percaya bahwa…

5. Apa pun SAYA BISA jika saya mau!

Kuncinya adalah kemauan, bukan kemampuan. Orang yang memiliki kemampuan, jika tidak ada kemauan, bagaikan mayat hidup yang tidak tahu mau kemana. Gak bedanya dengan hidup luntang lantung, gak ada tenaga, gak ada semangat, gak ada spirit, gak nafsu deh hidup kayak gitu. Hidup ini adalah pilihan, kok. Aku bisa memilih sedih (hening 3 detik) , aku bisa memilih senang (hening 2 detik). Aku bisa memilih marah (hening 1 detik) dan aku bisa memilih tenaaang. Nah, jika…

6. Hidup ini adalah pilihan. Aku memilih menjadi orang yang bahagia ….

Aku tahu memang sebuah pilihan yang tidaklah mudah, namun aku harus mulai belajar berani memilih dan memutuskan kemana arah hidupku. Apa pilihan hidupku? Akulah yang harus menentukan arah jalan hidupku.

Akulah yang menentukan titiknya… Besar titiknya… Warna titiknya… Bunyi titiknya… Rasa titiknya… Sinar titiknya… Sinar biasa atau sinar sebuah BERLIAN? Kecil bentuknya namun silau sinarnya. Kekuatan silau sinar berlianlah yang membuat aku tidak mungkin kehilangan arah. Walau disekitarku kadang mendung, kadang redup, kadang gelap. Karena…

7. Semakin aku fokus pada impianku. Semakin cepat aku mencapai impianku.

Fokus menghasilkan energi yang besar, bahkan semakin lama semakin dahsyat. Fokus membuatku bersemangat, berenergi, berkeringat, tetap panas karena membantu aku untuk selalu bergerak. Bergerak melangkah, bergerak lari, bergerak ke arah silau sinar berlian yang memimpinku. Karena fokus, maka apapun situasi disekitarku, tidak akan membuatku terganggu.

Jalan yang berkelok & terjal sudah aku kujalani…. Jalan macetpun, kunikmati… Jalan berbatupun, kelewati… Jalan terhalangpun, kulampaui… Karena arah fokusku jelas, arah menuju sinar berlian, sinar tujuan hidupku… Silau namun indah. Maka, aku tidak akan pernah menunggu situasi. Dan sebaiknya…

8. Berhentilah menunggu kondisi membaik. LAKUKAN SESUATU agar kondisi membaik.

Itulah motto hidupku. Banyak hal diluar jangkauan kemampuanku, keadaan alam semesta, keadaan negara, keadaan masyarakat dimana aku berada. Buat apa aku fokus pada sesuatu diluar kendaliku. Lebih baik aku fokus pada sesuatu yang bisa aku kendalikan, bukan? Sesuatu yang bisa aku jangkau, sesuatu yang bisa aku buat lebih baik. Jadi aku pikir, sebaiknya aku fokus saja pada karya.

Ya, berkarya, berkarya dan berkarya…

Sekarang , aku bangun, aku bangkit dan aku berkarya, aku fokus pada karyaku, maka selanjutnya…

9. Aku bekerja dengan sungguh-sungguh. Aku berdoa dengan sgguh-sungguh.

Selanjutnya, biarlah Tuhan yang menentukan. (Florence Griffit Joyner)

(Sekarang katakan dalam hati dengan rasa keyakinan yang kuat) BENDERA SUDAH DIKIBARKAN.

(lebih perkuat lagi rasa keyakinan Anda) MAKA KIBARKANLAH SETINGGI MUNGKIN.

(tingkatkan rasa keyakinan Anda sekuat-kuatnya) KIBARKANLAH BENDERA KEMENANGAN KEPADA KEHIDUPAN.

KEHIDUPAN YANG BERHIKMAH.

Selamat menuju impian dengan penuh keyakinan, karena kita dilahirkan sebagai pemenangmaka isilah kehidupan dengan menjadi pemenang

Salam Sukses

Irma Sustika

Rabu, 11 Agustus 2010

Belajar Dari kekuatan Rayap




Kita semua mengenal mahluk yang bernama rayap yaa...binatang kecil yang biasa memakan kayu. yang juga dikenal sebagai hama yang bisa merusak rumah kita, setidaknya bahan rumah kita yang terbuat dari kayu.Kekuatan rayap sungguh luar biasa, sebuah bangunan besar bisa hancur oleh binatang kecil ini.

Rayap, tubuhnya memang kecil, tetapi memiliki kekuatan yang dahsyat untuk menghancurkan sebuah bangunan.Meski kecil dan kelihatan lemah, rayap atau kutu ini memiliki kekuatanyang luar biasa untuk menghancurkan apa pun. Bangunan bertingkat pun akan lumer oleh mereka

Namun bukan hanya ini saja kekuatannya. rayap pun memiliki kekuatan membangun.

Rayap memiliki kekuatan membangun sarangnya lengkap dengan sistem Air Conditioning-nya plus tata ruang yang apik dengan ketinggian sampai 9 meter. Sungguh suatu pencapaian luar biasa sebab, karena tubuh rayap sendiri hanya memiliki tinggi sekitar 3 mm saja. Artinya rayap mampu membangun tempat tinggalnya sampai 3.000 kali tinggi badannya.

Sementara manusia...., ?dengan berbagai peralatan dan bahan-bahan yang canggih, sampai sekarang belum mampu membangun bangunan dengan ketinggian sampai 1.000 kali tinggi badannya.

Bagaimana rayap bisa membangun tempat tinggalnya begitu tinggi?

banyak nilai-nilai yangbisa diambil manusia dari kehidupan rayap.

1. KEBERSAMAAN,

RAYAP SERANGGGA KECIL YANG HIDUP BERKELOMPOK

Rayap adalah serangga yang tergolong social insect dimana tidak bisa hidup sendirian. Karena tidak ada yang patut dibanggakan dari rayap yang bertumbuh sangat kecil, jalan sangat lambat, lembekdan buta.

Mereka bekerja sama dalam membangunsarangnya. Mereka juga pekerja yang ulet, bahu membahu tanpa henti merekabekerja 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu,

Mereka bekerja dengan mengikutiinsting, yang merupakan fitrah yang diberikan Allah kepada makhluq ini. Mereka tidak punya ilmu arsitektur, tidak punya ilmu tata ruang ,mereka juga tidak pernah kuliah cara mengawetkan makanan.namun mereka MAMPU, karena mereka hidup dalam fitrahnya.

Kesombongandan & keangkuhan lah yang menghalangi seseorang untuk bekerja sama dalam mencapai hasil yang optimal.

"Saya bisa, saya hebat, dan saya mampu. Buat apabekerja sama?" Orang yang berkata seperti ini adalah mereka yang kehilangan banyak potensi keberhasilan dalam hidupnya

2. DISIPLIN

Karena para rayap itu bekerja sesuai dengan bidang kerjanya dan tepat waktu. Misalnya, rayap pekerja akan giat bekerja dan ratu rayap yang terus bereproduksi.

3. PEKERJA KERAS

Tidak ada waktubagi mereka untuk bermalas-malasan. Pembagian kerja dilakukan secara bergantian.

4. EFISIENSI

Pada musim tertentu, rayap menjadi laron dan beterbangan di bawah sinar lampu secara berpasang-pasangan.Setelah melepas sayapnya, pasangan rayap itu melakukan perkawinan dan mencari lokasi untuk membuat koloni. Bila dia berasal dari rayap kayu kering, biasanya sasarannya mencari kayu kering pula. Misalnya saja mebel. Dia masuk lewat retakan kecil mebel tadi. Rayap bisa masuk ke dalam rumah melalui fondasi atau kayu dinding rumah. Sedangkan laron yang berasal dari rayap tanah akan kembali ke tanah.

Sahabat...

Tuhan selalu menyiratkan kearifan dalam setiap ciptaannya, tak terkecuali lewat rayap & koloni-koloni nya yang tersebar di wilayah yang karakteristiknya berbeda.Lewat koloni rayap kita dapat belajar bahwa tempaan alam dan kehidupan bukan satu hal untuk dipersalahkan, tetapi menjadi satu hal yang memicu kelangsungan kehidupan agar terus menjulang dan menciptakan keajaiban-keajaiban yang pantas untuk dikagumi. Bukankah hidup seharusnya merupakan perjuangan dalam melakukan petualangan hidup, dan tumbuh menjulang dengan penuh kemuliaan yang akan menyuburkan jiwa?

kerasnya alam membuat makhluk yang sepele berjuang untuk hidup dan melanjutkan kehidupan.

Alam yang keras disiasati dengan membangun lorong-lorong yang menjadi "benteng" pertahanan hidup yang kokoh dan menakjubkan hanya dengan mengikatkan partikel-partikel tanah yang keras danrumput kering.

ciptakan lah keajaiban2 dalam kehidupan kita Bak binatang rayap yang terus menerus bekerja tanpa kata-kata.

Ia berjalan di atas bumi. Ia lakukan perubahandan pergantian.

Selamat menunaikan ibadah puasa..

Semoga melalui gemblengan bulan Ramadhan ini, kita semua kembali ke fitrah kita .Dengan demikian kita bisa mengembalikan potensi kita yang sebenarnya,Amiin.

Salam

Irma Sustika

Kamis, 08 Juli 2010

Tangga Kehidupan

Manusia dapat di analogikan bagai sebuah tangga. Tangga bisa digunakan untuk melakukan dua hal: Anda bisa menggunakannya untuk naik ke atas, juga bisa menggunakannya untuk berjalan ke bawah.
Persis sama dengan nasib, Anda bisa membuat diri Anda ke atas, juga bisa menggunakannya untuk membuat diri Anda ke bawah. Semua ini tergantung diri Anda sediri. Seperti halnya dengan kelemahan dan kegagalan dia bisa menjadi alat pemacu yang paling besar bagi diri kita, juga bisa menjadi sebab dari keciutan nyali kita.

Ketika perasaan sedang sulit, mungkin bisa membuat manusia belajar bagaimana menyayangi diri sendiri dan orang lain, begitu juga, ada pula orang yang merasa takut untuk menyayangi.

Kekayaan harta yang berlimpah, bisa membuat manusia belajar bagaimana bisa berbagi dan menguntungkan orang lain, tapi juga bisa membuat watak hakiki dari seseorang menjadi tersesat.
Suatu kemalangan yang terjadi,bisa membuat orang bekerja keras demi kemakmuran, namun juga bisa membuat orang terperosok dalam keputus-asaan.

Banyak orang sebenarnya bisa menggunakan “tangga” untuk memperbaiki nasibnya, tapi mereka tidak melakukan, hal inilah merupakan ketidak MAU an mereka.
Sebenarnya kita bisa naik setingkat lebih ke atas, tapi tidak bergerak naik, malahan terperosok karena mengeluh dan mengasihani diri.

Beberapa hari yang lalu,saya membaca sebuah cerita:

Ada seseorang dimasa mudanya, telah dituduh oleh orang lain, sehingga masuk penjara selama 9 tahun. Kemudian kasus salah tuduh ini terpecahkan, dan akhirnya orang tersebut bisa keluar dari penjara.
Setelah keluar dari penjara dia mulai tak henti-hentinya mengecam dan mengutuk, “Alangkah malangnya saya ini, dimasa muda yang sedang berprestasi mengalami perlakuan yang tidak adil. Tempat itu layaknya sama seperti neraka, sempit hingga sulit untuk membalikkan badan, sama sekali bukan tempat tinggal manusia.
“Satu-satunya jendela kecil yang berada di sana hampir tak tersinari oleh matahari. Di musim dingin anginnya menusuk tulang, di musim panas ada banyak nyamuk yang menggigit.”
“Saya sungguh tidak mengerti, mengapa Tuhan tidak menghukum orang yang telah memfitnah saya itu, walaupun orang itu dicincang ribuan kali, juga tidak akan melepaskan dendam sakit hati saya!”


Sahabat....Mengutuk kemalangan tidak bisa membawakan kebahagiaan. Mengapa kita harus mengutuk dan mengeluh ketika dihadapkan pada kesengsaraan dan kemalangan.


Fungsi tangga bukan agar orang bisa berdiri di atasnya, tapi digunakan untuk dapat memanjat ke atas. Nasib yang sengsara dan menyedihkan juga bukan agar seseorang bisa menerima kesengsaraan begitu saja, tapi agar orang bisa melewati kesengsaraan itu dan bangkit, jika tangga digunakan untuk meningkat ke atas, maka dia akan menjadi batu penyanggah.

Tangga membuat saya bisa memanjat keatap rumah yang paling tinggi,
Saya dapat melihat pemandangan yang sangat indah.
Dengan Tangga saya mampu meraih sesuatu yang tidak mampu saya capai dengan tangan saya sendiri

Nasib sama halnya dengan sebuah tangga. Dengan tangga Anda bisa mencapai tingkat lebih tinggi. Tetapi jika Anda terikat pada tangga, atau mengalihkan tangga itu, maka bagaimana Anda bisa meningkat ke tingkatan yang lebih tinggi?

Tangga kehidupan adalah daya ungkit yang luar biasa agar kita mampu mencapai yang lebih baik dan lebih baik lagi

Salam

Irma Sustika

DONT GIVE UP

“Ir, kamu pernah merasa down dan terjatuh?” Begitu tanya seorang teman. Saya hanya bisa tersenyum menjawab pertanyaan tersebut. Sebuah pertanyaan kecil tapi sanggup memutar kembali tayangan kehidupan masa lalu saya. Yang saat ini masih tersimpan dalam memori. Yang saat ini masih menjadi kenangan dalam kehidupan saya. Ya, kenangan saat saya terjatuh,terpuruk. yang sempat membuat langkah saya terhenti

Terjatuh adalah kamus kesedihan, dan kesedihan adalah bagian dari kehidupan. Mau tak mau kita mesti akrab dengannya. Menjadikannya bagian dari warna-warni kehidupan. Tak mudah memang untuk tabah ketika kita sedang terjatuh. Yang ada kita sering mencari biang kerok, mencari kambing hitam kenapa kita bisa terjatuh. Bahkan, pada saat demikian kita sering berkata “Ah Tuhan tidak adil”.

Kehidupan kita tak akan pernah berjalan semulus yang kita pikirkan. Berbagai macam tantangan, misalnya kehilangan pekerjaan atau orang-orang yang dicintai, disabotase, bangkrut dan lain sebagainya, bisa saja menyeret kita dalam keterpurukan.
Bila kita melihat ke sekeliling, begitu banyak orang-orang yang tenggelam dalam keterpurukan dan terjerat cukup lama dalam kegelapan

Kini, teman saya itu sedang terpuruk. Dan, tugas pertama saya hanyalah mendengarkan kisah hidupnya. Ternyata, setelah saya dengar baik-baik, keterpurukannya hanya sederhana saja. Tapi, yang namanya lagi terpuruk pastilah ada gelisah, ada resah, muncul ketakutan-ketakutan. Yang hasilnya berpengaruh pada kondisi kejiwaan seseorang. Ia menjadi begitu muram. Ia menjadi begitu sedih.

Tapi, saya sok bijak katakan. Kesedihan, memang hal umum. Semua orang mengalaminya.

Everyone has a problem, kalo kamu mau sedikit saja menoleh kesamping dan kebelakang kamu pasti akan terhenyak dan berujar …. “hey, ternyata i’m not the only person who has a problem !” So get up, face the reality and go on with your lifes !!!

Saya kira memang tak ada pilihan bagi kita selain harus bangkit dari keterpurukan. Saya sendiri juga pernah mengalami sebuah keterpurukan, serasa dunia berhenti berputar, saat itu sepertinya tidak ada lagi keinginan apapun, semua seolah olah pupus. bahkan benar-benar tak bisa mengandalkan siapapun. Disaat seperti itu, saya benar-benar menjadi paham bahwa jangan sekali-kali pernah bergantung pada orang lain.tantangan kehidupan adalah bagian dari perjalanan hidup supaya kita menjadi lebih cerdas menghadapi tantangan kehidupan.

Saat menghadapi masalah. Rasa-rasanya berat sekali sebab harus dipikul sendiri. Pada akhirnya, satu kunci yang benar-benar manjur adalah IMAN. Ya, selalu percaya bahwa Tuhan tidak pernah membiarkan diri kita sendirian.

Soo..apa yang dapat kita lakukan ?

1.Segeralah Bangkit.

Tidak ada seorangpun di dunia ini yang tidak memiliki masalah, semua orang pasti punya masalah. Cuman bedanya adalah, kuat ataukah tidak kuat, dan cepat pulih ataukah tidak cepat pulih masing-masing individu dalam mengatasi masalah yang mereka hadapi. Hentikan tangisan dan ratapan kesedihan itu … cepatlah pulih dan segeralah bangkit !! Kamu bisa memilih untuk pulih dan bangkit setelah satu menit, satu jam, satu hari, satu minggu, satu bulan, atau mungkin satu tahun atau bahkan memilih untuk tidak bangkit sama sekali … Tentukan pilhanmu !!

2. Kamu Bisa Memilih Ceria.
Pernahkah kamu melewatkan waktu bersama teman-teman yang ceria, penuh canda dan gelak tawa ? Jika ya, tentu kamu tahu bahwa mereka mampu membuatmu bersemangat dan merasakan indahnya hidupmu ?! Mulailah berfikir untuk meninggalkan kamarmu yang pengap itu, dan usap air matamu … bangkitlah ! ambillah cermin dan sunggingkan senyuman manis dari wajahmu. Rasakan angin yang menerpa wajahmu, buang wajah yang suram itu ! be happy okey !

3.Bersikaplah Antusias.
Be Inspired … antusias, dan penuh semangat ! Guys, mana yang akan kalian pilih, teman yang loyo, kurang darah, dan lemes ?? ataukah teman yang fully energized, ceria dan penuh semangat yang bisa membuat kalian terinspirasi ?? Kalo pilihan kedua yang kalian pilih berarti kepribadian yang semacam itulah yang seharusnya kalian tunjukkan. Tetap semangat !!

4. Jangan Pernah Lupa Untuk Bersyukur.
Setiap tarikan nafasmu, denyut nadimu, segarnya air yang membasahi kerongkonganmu dan laen-laen, begitu banyak hal yang terlewatkan tanpa rasa syukur. Rasa syukur membuatmu tersenyum ! rasa syukur membuatmu menikmati kehidupanmu, dan tentu orang lainpun pasti akan merasa senang berada di dekatmu. Good luck guys !!

Dari kesadaran ini, lantas saya menjadi paham bahwa sebenarnya tak perlu banyak membuang energi memikirkan masalah yang kita hadapi. Yang penting justru bagaimana solusi terbaik untuk keluar dari masalah itu. Itulah jawaban untuk keluar dari keterpurukan. Setelahnya, hati saya kembali damai, kembali nyaman dan kembali tersenyum.


“Jika Anda mau menerima kegagalan dan belajar darinya, jika Anda mau menganggap kegagalan merupakan sebuah karunia yg tersembunyi dan bangkit kembali, maka Anda memiliki potensi menggunakan salah satu sumber kekuatan paling hebat untuk meraih kesuksesan.”

~ Joseph Sugarman


Life For Happiness

Irma Sustika

Selasa, 06 Juli 2010

UJIAN KEHIDUPAN

Ujian kehidupan adalah rintangan yang Anda hadapi dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ujian tersebut dapat terasa ringan bagi Anda, tetapi dapat dirasakan berat bagi orang lain, atau pula sebaliknya. Hal ini bergantung pada kondisi kesadaran individu yang diuji. Ada banyak ragam ujian kehidupan yang dihadapi manusia .

Maksud ujian kehidupan yang dialami oleh setiap orang adalah untuk menguji keimanan atau keyakinan seseorang terhadap apa yang diyakininya. Secara garis besarnya ada 3 tipe manusia dalam menyikapi ujian tersebut.

Tipe Manusia dalam menghadapi Ujian

Tipe Pertama

type 1

Ilustrasi Manusia type 1

adalah jenis manusia yang menyikapi ujian kehidupan dengan membayangkan masalah sebagai sesuatu beban yang sangat berat. Manusia tipe ini mudah jatuh terpuruk pada saat mengalami ujian kehidupan yang berat. Ia menganggap beban yang dialaminya begitu berat sehingga sulit untuk bangkit kembali. Jika diumpamakan, manusia dengan tipe ini seperti orang yang mendorong batu besar ke atas gunung. Baginya, seakan penderitaan ini tiada akhirnya karena memang ia tidak mengetahui ujungnya karena tertutup dengan batu (masalah) yang ada di depannya. Manusia tipe ini akan terpuruk dan susah untuk bangkit, kecuali ada yang mengingatkannya bahwa sebenarnya tujuannya sudah dekat.

Tipe Kedua

type 2

Ilustrasi Manusia type 2

adalah manusia yang menyikapi ujian kehidupan ini dengan ringan pada awalnya. Karena tanpa bimbingan maka ujian-ujian berikutnya akan terasa lebih berat dan berujung pada frustasi. Jika diumpamakan, seperti pendaki gunung membawa ransel penuh dengan segala perlengkapannya sehingga bebannya menjadi berat. Hal ini dilakukan karena manusia tersebut tidak mengetahui jalan pintas menuju tujuannya dan tidak mengetahui seberapa besar masalah yang akan dihadapinya sehingga ia berusaha mengumpulkan bekal sebanyak mungkin. Di tengah perjalanan, ia akan mengalami kelelahan dan akhirnya frustasi.

Tipe Ketiga,

type 3

Ilustrasi Manusia type 3

adalah manusia yang menyikapi ujian dengan sikap tenang. Manusia seperti ini sudah dapat memetakan tujuan kehidupannya sehingga apa yang dibawa hanyalah sebatas keperluan untuk mencapai tujuan. Manusia ini akan berjalan dengan cekatan, cermat, dan waspada karena semua permasalahan telah dapat dipetakan dan semua jalan pintas telah diketahui sehingga dia akan bebas memilih jalan menuju tujuan akhir. "bagaimana untuk mencapai kehidupan yang lebih baik".

Type manakah anda..?



Rabu, 16 Juni 2010

8 Langkah Memaksimalkan Potensi Diri

Setiap orang yang dilahirkan ke dunia pastilah memiliki potensi diri mereka masing masing. Namun sayangnya, jarang yang menyadari hal tersebut dan bahkan sering banyak yang merasa rendah diri karena menganggap dirinya tak mempunyai kemampuan lebih dibandingkan yang lainnya. Hal tersebut sungguhlah sangat disayangkan.
Jarang kita sadari bahwa sebenarnya kendala terbesar manusia justru terletak pada pikiran kita masing masing. Orang yang dapat berpikir besar dan positif biasanya dapat melakukan hal besar yang menjadi cita cita dan orang yang berpikir kecil dan cenderung negative akan mendapatkan hasil yang sebaliknya.
Bagaimana anda keluar dari pola pikir yang sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru?

8 Langkah yang harus lakukan untuk mencapai potensi hidup yang maksimal adalah :

Gambarkanlah Impian atau cita cita anda secara Mendetail.
Menurut banyak penelitian yang telah dilakukan, orang orang yang telah meraih kesuksesan, jauh sebelum itu mereka telah memiliki impian yang jelas terhadap apa yang ingin mereka raih. Milikilah impian yang jelas dan visualisasikan hal tersebut dengan media yang nyata seperti menuliskannya dalam sebuah buku yang disertai dengan gambar – gambar detail beserta target waktu yang diperlukan dalam usaha meraihnya hal tersebut.

Perluaslah wawasan anda

Setelah anda mempunyai gambaran yang jelas terhadap hal yang menjadi impian anda, janganlah berhenti sampai pada tahap seorang pemimpi saja. Tiada kesuksesan tanpa perjuangan, tiada orang yang menjadi pintar tanpa belajar. Orang orang yang ingin berhasil haruslah berani untuk belajar, mencoba sesuatu hal yang baru untuk mengembangkan wawasannya. Karena dengan wawasan tersebut ia dapat menjadi orang yang berguna bagi masyarakat banyak.

Lakukanlah tindakan nyata yang mendekatkan anda pada impian
Tidak ada satu teoripun yang dapat dibandingkan dengan tindakan nyata yang anda lakukan. Jadi lakukanlah tindakan – tindakan sekecil apapun yang mendekatkan diri pada impian anda.

Kembangkanlah pikiran positif dalam diri anda secara terus menerus

Setelah anda melakukan tindakan nyata dalam pengembangan diri anda, yaitu dengan memperluas wawasan dan pengetahuan anda maka langkah berikutnya adalah berfikir positif. Yakinlah bahwa apa yang telah anda lakukan itu merupakan suatu proses yang benar untuk membawa anda menuju kepada kesuksesan yang anda impikan. Lakukan hal ini dengan merelaksasikan tubuh dan pikiran anda dalam kesendirian lalu diikuti dengan mengucapakan kata kata positif, hal ini terutama dilakukan di pagi dan malam hari menjelang tidur.

Bayangkanlah apa yang anda lakukan ketika anda berhasil meraih impian

Teknik membayangkan ini juga merupakan bagian penting. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri anda dalam bertindak. Fakta menunjukan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri. Jika membayangkan saja anda tidak berani bagaimana anda dapat merealisasikan hal itu menjadi kenyataan. Bayangkanlah didalam benakmu, dalam percakapanmu, dalam perbuatanmu dan semua indera yang anda punyai dan resapilah sampai ke pikiran alam bawah sadarmu.

Bertemanlah dengan orang orang positif

Seperti kata pepatah lama, jika ingin berhasil maka belajarlah dengan yang sudah berhasil dan jika ingin memaksimalkan potensi diri anda maka betemanlah dengan orang orang yang mempunyai impian dan cita cita besar seperti itu juga. Pikiran anda bertindak layaknya seperti antenna radio yang menangkap sinyal dengan frekuensi yang anda pilih sendiri, semakin dekat pemancarnya, semakin bagus suara yang dihasilkan maka pilihlah frekuensi dari orang orang positif yang berada di dekat anda.

Teruslah bangkit ketika anda mengalami kegagalan ataupun rintangan


Anda boleh saja terjatuh dan gagal dalam hidup ini, tetapi pastikanlah anda akan terus bangkit setelah itu. Justru dengan kegagalan anda dapat belajar tentang banyak hal yang membuat anda berkembang jauh lebih baik ke depannya nanti. Anda harus berani untuk keluar dari kegagalan masa lalu dan menghadapi hari esok menuju yang lebih cerah

Lakukan semua hal dengan iklas, sungguh sungguh dan penuh suka cita

Ingat bahwa hakekat keberhasilan merupakan suatu proses yang indah jadi nikmatilah semua proses yang terjadi. Bukankah setiap hal yang anda lakukan di dunia ini adalah untuk meraih kebahagian ataupun membahagiakan orang orang yang kita cintai?? jadi merupakan suatu hal yang tidak tepat jika kita malah bersedih, berkeluh kesah dan menderita dalam proses kesuksesan yang sedang kita perjuangkan. Hadapilah semuanya dengan senyum dan bersemangatlah. Janganlah anda menunda kebahagiaan sampai anda mencapai semua sasaranmu.

Jika anda telah berjuang, bekerja dan berusaha dengan seluruh daya upaya yang anda miliki secara optimal maka anda sebenarnya sudah layak untuk berbahagia pada saat ini juga !

Salam Sukses