Tampilkan postingan dengan label Sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sukses. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juli 2012

Hidup Adalah permainan, bermainlah dengan Riang & penuh rasa syukur


Ach..ko rasanya seperti menyepelekan arti hidup dan kehidupan ini yaa..Tapi sungguh dengan menulis artikel ini saya tidak bermaksud demikian apalagi menisbikan Tuhan  yang telah menganugerahkan sebentuk kehidupan yang begitu sempurna sebagai hamba yang bernama manusia.

Saya lebih menujukan artikel ini untuk melihat ini dengan lebih ”ringan” agar terasa ringan beban hidup ini, meski terlalu berat beban hidup yang sedang anda alami.

Apa yang terlintas di benak anda ketika mendengar kata ‘permainan’?  kok aneeh banget sih, wong idup udah susah gini kok dibilang permainan, emang dolanan opo yoo..kok aneeh banget siih   wong kita sudah gedubrakan sana sini kok dianggep dolanan ? Dan kalau kita baca koran, dengar berita di TV betapa ratusan bahkan ribuan orang meninggal tragis di merapi, mentawai, Japan dan bahkan di tempat lainnya, musibah datang dimana mana, trilyunan duit beredar ditelan para koruptor , tragedy terjdi dimana mana, perang hadir dimana mana dan semua riil terasa… dan sama sekali nggak kelihatan seperti main-main. Kok ya dibilang permainan ? .

Pasti anda pernah mendengar ayat yang berbunyi

 ”Seungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan sendau gurau. Dan jika kamu bermain serta bertaqwa, (maka) Allah akan memberikan pahala kepadamu, dan dia tidak meminta-minta hartamu’ (QS Muhammad, ayat 36). 

Note that : hidup adalah permainan. Waw, apakah ini berarti yang kita lakukan selagi hidup ini adalah bermain dan bersenang – senang?

Yach, saya sangat suka mengulang-ulang  ayat tersebut sambil mencoba menghayati permainan hidup yang sedang saya alami, sama seperti yang pernah saya alami hamper  4 tahun lalu (hmm tak terasa sudah 3 tahun), saat Dimas pangeran bungsuku kembali ke pangkuan Ilahi secara tiba tiba akibat kecelakaan korban tabrak lari.yang sempat menggoyangkan hidupku untuk beberapa lama. Saat itu aku berpikir, masya allah sungguh besar kekuatanMu, hanya dalam  hitungan jam , pangeran yang selalu ada dalam kehidupan ku harus meninggalkan kami semua.
Dalam setiap dialog ku denganNya seolah Dia mengingatkan akan peranku   ”hei Ir, kau saksikan kuasaku, aku hanya mengambil yang aku titipkan padamu, ayo kau tetap harus memainkan  peranmu”.

Ya...kenapa saya harus mundur, saya harus ambil bagian dalam permainan ini, Engkau masih menyisakan ”Harta “ besar, engkau masih mempercayaiku menitipkan milikMU, seorang Angga sulungku yang masih harus aku bimbing dan hantarkan menuju masa depannya,
Permainan hidup memang bisa  menjadi menyenangkan, menyedihkan, menjengkelkan, menyusahkan ataupun menggilakan sengat tergantung bagaimana aku  menyikapi permainan ini.

Bagiku hidup juga ibarat permainan monopoly…hmmm

Tentu kita pernah bermain monopoly? permainan yang sederhana, bukan? Kita hanya perlu melempar dadu kemudian melangkahkan poin pada papan monopoly sesuai dengan nilai yang keluar pada dadu. Setelah maju beberapa langkah, kita akan berhenti di atas kotak yang menenjukan suatu kondisi atau keadaan tertentu. Kondisi tersebut dapat membaut kita berpikir sejenak untuk mengambil keputusan apakah kita akan menjalankannya atau tidak karena mempengaruhi permainan selanjutnya.

Pernahkah kita menyadari bahwa kita kadangkala tidak berbeda jauh dengan permainan monopoly?loh kooo…apa lagi sih ini…

Pertama, pada awal permainan kita selalu diberikan uang sebagai modal dasar. Uang tersebut dapat bertambah banyak namun dapat juga berkurang jumlahnya tegantung bagaimana cara kita untuk mengelola uang tersebut.
Begitu juga dalam hidup ini, kita terlahir dengan memiliki kemampuan dan potensi diri serta talenta yang telah di karuniakan oleh Allah SWT. Potensi ini akan semakin menjadi baik dan berkembang jika kita mau berusaha untuk mengelolanya secara maksimal. Namun jika tidak, maka potensi yang kita memiliki tidak akan terlihat dan tidak dapat berkembang yang pada akhirnya akan menentukan keberhasilan kita dalam meraih impian, cita-cita dan tujuan kita dalam hidup kita ini.

Kedua, dalam permainan monopoly kadang kita berhenti tepat di atas kotak yang bertuliskan apakah kita ingin membeli "sesuatu sebagai bahan investasi" atau tidak. Disini kita berfikir berbagai macam pertimbangan sebelum kita memutuskannya.
Demikian pula halnya dalam kehidupan ini, kita sering di hadapkan pilihan yang harus kita putuskan, apakah akan kita jalani atau tidak yang pada akhirnya akan menentukan langkah hidup kita selanjutnya.

Ketiga, kadang dalam permainan monopoly kita harus berjalan sesuai dengan nilai yang keluar pada dadu yang kita lempar tanpa bisa memilih, sampai kita mendapatkan kesempatan untuk mengocok dadu kembali.
Demikian pula halnya dalam kehidupan, kita tidak diberikan suatu pilihan A atau B sehingga mau tidak mau kita harus menghadapi dan menerima kenyataan tersebut. Namun kita tidak boleh lupa bahwa kita pasti akan diberikan kesempatan yang dapat kita pakai untuk memperbaiki keadaan hidup kita.

Keempat, dalam permainan monopoly kita akan tampil sebagai pemenang jika kita berhasil mengelola modal dasar yang diberikan dan berhasil melipatgandakannya.
Demikian pula dalam hidup kita ini kita sering tampil sebagai pemenang jika berhasil mengelola potensi yang ada dalam diri kita dengan seoptimal mungkin dan berhasil melipatgandakan talenta yang kita miliki sampai pada akhirnya kita berhasil meraih tujuan hidup kita.

Apakah saat ini kita sudah tampil sebagai pemenang dalam permainan monopoly yang sedang kita mainkan? Apakah kita sudah berhasil mengatasi masalah yang tiimbul dalam  kehidupan kita ? pekerjaan, bisnis, persahabatan, cinta dan keluarga kita? Marilah kita berusaha memenangkan permainan nya dengan tidak berhenti untuk mencoba dan mencoba lagi sampai kita berhasil.
Jadi, ketika kita  memaknai hidup ini  sebagai permainan, maka kita akan menyadari  bahwa:

* Kita dapat menikmati hidup apapun yang terjadi. - Susah senang bisa anda nikmati.  Menikmati kesenangan tentu sudah biasa, tapi menikmati kesusahan?  Nah, di situlah letak keasyikan permainan hidup ini.

* Kita  dapat memperbaiki hidup kita. - Memperbaiki kesalahan-kesalahan tanpa terbebani olehnya.  Karena kesalahan adalah hasil tindakan.  Dan tindakan adalah muara dari bergeraknya potensi-potensi anda.  Jadi, apa salahnya dengan kesalahan?  Ia sudah terjadi.  Kenapa harus disalahkan ,  Tak ada gunanya.

* Kita berada di suatu tingakatan  permainan tertentu dengan berbagai masalah dan tantangannya. - Dengan terus main, kita akan mampu  melewati tingkatan tersebut dan  memasuki tingkatan  baru yang lebih mengasyikkan.

* Semua orang di dunia ini adalah kawan-kawan kita. - Kita akan menemukan bahwa sebenarnya orang-orang di sekeliling kita  – apakah mereka baik atau buruk sikapnya – mereka adalah kawan main dalam game of life kita . Emang mau kita bermain tanpa lawan ?   Dengan lawan yang sepadan, pastinya permainan akan lebih menggairahkan.  Karena itu, pada hakikatnya semua orang adalah kawan ‘main’ kita.

 * Kita bisa hidup penuh ketenangan.-harena kita menyadari bahwa kita  adalah pemain yang sebenarnya tak punya apa-apa. hanya diberi hak untuk bermain.  Orang yang tak punya apa-apa tidak akan kehilangan apa-apa. 
 Inilah anugerah yang luar biasa dari Yang Maha Kuasa.  Tidak punya apa-apa, tapi boleh main dan menikmatinya.   Wow…

* Ada aturan-aturan main yang justru membuat kita bebas.- Ada aturan dalam setiap permainan, termasuk permainan hidup.  Aturan ini ada agar para pemain bisa bebas bermain.  Tanpa aturan, pada hakikatnya tidak ada kebebasan.

* Kita menjadi pemain, bukan korban permainan. - Kita adalah pemegang kendali kehidupan kita .  Berbeda dengan orang-orang yang tidak menjadi pemain.  Mereka seperti robot yang tak punya kendali atas diri mereka sendiri.   Mereka dikendalikan oleh tiga hal : orang lain, hal-hal yang mereka miliki dan hal-hal yang terjadi pada diri mereka.  Para pemain sebaliknya.

Karena itu, jadilah pemain.  Ambil keputusan tegas untuk menjadi pemain.  Hidup anda dan diri anda sendiri terlalu berharga bila anda hanya menjadi korban permainan.  Jadilah pemain.

Buat orang-orang di sekitar anda untuk menjadi pemain juga.  Jangan buat mereka menjadi korban permainan anda.  Bila anda melakukannya, akan datang saatnya ketika anda yang menjadi korban.  Tidak ada yang lebih tragis dari seorang pemain yang mengira dirinya pemain, padahal ia adalah korban. 

Korban siapa? Korban permainannya sendiri. 

Artikel ini saya kutip dari buku saya " LIFE FOR HAPPINESS "

Salam Bahagia

Irma Sustika

#Life For Happiness

Rabu, 27 April 2011

Layang Layang

Memandang bocah-bocah kecil, bermain layang laying di lapangan basket depan rumah seru rasanya .mereka begitu asik dan sibuk memainkan layang-layangnya. sibuk menarik-ulur benang-benang layangan nya walaupun panas terik menyoroti satu persatu wajah-wajah mereka..namun terpancar kegembiraan di raut muka mereka,

Salah satu dari mereka duduk di tepi lapangan, dan anak lainnya nya pun berteriak, ayoo rian buruaan sini main, banyak musuhnya tuh dan tidak berapa lama, bocah yang dipanggil Rian tadi berlari ke lapangan bergabung bersama teman temannya yang lain..

Aku pun terhenyak melihat kelakuan bocah-bocah itu seperti melihat diriku sendiri saat masa kecil dulu…aku yang sering dimarahin mama & papa karena suka ikut ikutan kakak ku main layang2…hahhaaa…saat dia main layangan aku suka ngintil…hihiihii..walupun Cuma disuruh megangin layangan nya saat layangan akan diterbangkan….niih pegangin layangannya..munduran lagi sanaa….dan begitu layang2 itu diterbangkan, aku biasanya suka ngotot minta aku yang pegang talinya…yang ada biasanya aku sering diomelin niih kalau sudah dikasih memegang kendali tali layang layang nya..karena sudah bisa dipastikan layang2 nya pasti nyangkut dan putus…hahhahaa

Juga teringat saat jagoan jagoanku masih kecil, saat mereka ingin bermain layangan, mama yaini selalu dapet tugas bagian megangin layangannya…hehee

Memandang masak kanak-kanak memang sungguh indah,tak ada beban pikiran,tak pernah berpikir nanti bagaimana?mau jadi apa?yang penting bermain..itulah enak nya jadi anak-anak….Ada Kebahagiaan,Kegembiraan,Keriangan,dan Kebebasan…

Jika di pikir-pikir Hidup bagaikan bermain layang-layang…

Sebelum kita memulai menerbangkan layang-layang kita harus tahu kemana arah angin bertiup,begitu pun hidup,sebelum kita memulai segala sesuatu kita harus tahu kemana akan melangkah,tujuan kita melangkah itu yang harus kita pikirkan…

Setelah layang-layang bisa di terbangkan dan layang-layang pun menari-nari di angkasa raya,kita pun harus senantiasa memainkan benang nya,ditarik kemudian di ulur/dilepaskan supaya layang-layang tersebut bisa seimbang dan dapat kita kendalikan,di sini di butuhkan keterampilan dalam memainkan nya…dalam hidup pun kita harus bisa senantiasa seimbang,harus tahu kapan waktu nya untuk menarik dan kapan waktu nya untuk melepaskan.

Mengapa layang-layang bisa terbang?

Karena ada angin dan ia berani melawan angin itu! Ya, angin membawa layang-layang naik hingga tinggi ke awan. Dan hanya dengan berani melawan angin, maka layang-layang itu bisa terus terbang dengan terarah. Layang-layang yang mengikuti arah angin adalah layang-layang yang putus, dan akan jatuh.

Kadang kita begitu takut saat angin cobaan datang menerpa. Kalau boleh meminta, kita tidak berharap mengalami masalah, kesulitan, dan tekanan hidup. Sebaliknya, kita ingin jalan kita lurus dan mulus seperti jalan tol.

Dan saat-saat paling menegangkan dalam permainan layang-layang adalah dimana layang-layang kita di adu dengan layang-layang orang lain.(permainan layang-layang jika hanya bermain sendiri sangat tidak menyenangkan)

Disini di butuhkan strategi,bagaimana supaya layang-layang kita mampu bertahan dari terjangan musuh.keterampilan memainkan layang-layang,gelasan dengan kwalitas yang bagus dan bantuan Angin yang bertiup menjadi kunci untuk jadi pemenang dalam beradu layang-layang.

Begitu pun hidup,kita butuh strategi untuk mampu bertahan dalam persaingan yang semakin sengit dewasa ini,di samping itu keterampilan-keterampilan pun sangat kita butuhkan,dan juga yang tak kalah lebih penting adalah mengharapkan Pertolongan Tuhan dalam menghadapi hidup

Bila hidup dihadapkan pada situasi atau keadaan yang sangat menakutkan, tak ada jalan lain kecuali harus memilih. Apakah kita akan seperti layang-layang yang berani melawan angin, atau mengikuti arus angin saja? Memang yang kedua lebih mudah. Ya, lebih mudah bagi kita untuk menyerah dalam situasi sulit..

Janganlah takut jika hari ini angin yang sepoi-sepoi tiba-tiba menjadi badai. Tetaplah kuat Jangan buru-buru menyalahkan angin besar yang menerpa layang-layang kita, sebab kita justru akan segera melihat awan, langit indah, dan pemandangan menakjubkan

ANGIN TIDAK PERNAH MENJADI MUSUH LAYANG-LAYANG ANGIN SELALU MENJADI SAHABAT TERBAIK LAYANG-LAYANG

Senin, 14 Februari 2011

Power Of Seven UP

Kita tentu mengenal salah satu minuman dengan merek seperti judul tulisan ini kan, rasa nya yang seperti soda gituu deh…segeer segeer..apalagi kalau ditambah dengan es batu..hmmm nyesssss rasanya…eeeh kok malah ngomong minuman..Seven Up yang ini bukan merek minuman looh…banyaak kata yang menggunakan UP yang bisa menjadi bahan bakar bagi kita untuk menggapa sukses…dalam tulisan ini saya ambil 7 aja yaaah..bukan karena lagi deman angka 7 looooh…

1.WAKE UP

Untuk membangunkan kita dari tidur, terkadang kita membutuhkan apa yang dinamakan ake up call, agar kita terjaga, bangun dan segera menjalankan berbagai aktifitas. orang merasa sudah bangun jam 05:00, misalnya. Tapi apakah dia sungguh-sungguh sadar atau siuman dari lelap yang panjang? Bola mata mungkin nyalang — sampai melotot, namun bangun secara fisik belum seluruhnya dibarengi dengan bangun secara jiwa

Dalam perjalanan hidup kita pun harus memiliki wake up call ,untuk membangkitkan kita .

Tidakk perlu peduli berapa kali kita gagal, tapi jika kita lebih banyak bangun dan selalu menyiagakan wake up call dalam diri kita untuk bangun & memulai lagi, kita akan sukses.

Kekalahan ,kegagalan dan serangkaian hasil buruk tidak perlu diratapi

2.DRESS UP

Kecantikan dr dalam jauh lebih penting dari pada sekedar hiasan luar yang sementara. Miliki mentalitas berkelimpahan, hasil dari suatu harga diri & rasa aman yg dalam. yang akan menghasilkan kesediaan untuk berbagi , keuntungan, dan tanggung jawab.

3. SHUT UP

Pepatah mengatakan “ Silent is Golden “ Seringkali kita tidak mau menutup mulut, padahal dengan banyak mendengarkan kita menjadi lebih bijak. Berhentilah bicara tentang kesuksesan masa lalu, fokuskan diri untuk kesuksesan masa depan.

4.STAND UP

"Sekarang?ntar aja deh, lagi males nih", "emang harus ya?males ah", "banyak banget..jadi males ngerjainnya". Kemalasan memang sudah menjadi "musuh" utama yang menghalangi setiap manusia untuk mencapai kesuksesan. Rasa malas itupun bisa muncul kapan saja, Biasanya, kemalasan itu datang karena anda cenderung mengaitkan masa depan dengan persepsi negatif

Rasa malas adalah sifat manusia yang normal dan bisa diatasi. Salah satu caranya adalah dengan sikap "mulai mengerjakan", paksa diri anda untuk memulai suatu pekerjaan tanpa mentoleransi sikap "nanti deh, 5 menit lagi". Fokus pada pikiran positif, bukan dengan pikiran negatif

Kesempatan besar itu bisa muncul kapan saja, jangan sampai kita menyia nyiakannya hanya karena kita malas untuk melakukannya.

Berdirilah teguh pada keyakinan awal bahwa kita pasti berhasil.Berdirilah pada hal hal yang anda yakini.

Stand up for the champions,Stand up for the champions, Stand up we will overcome,

Stand up we will be the NUMBER ONE.Together we will rise again,

5. LOOK & GET UP

Lihatlah semua impian kita dalam imajinasi kita seakan2 semuanya telah terjadi.

Saat peresmian Disney Land, seorang wartawan bertanya pada istri almarhum Walt Disney “Bagaimana perasaan Bapak saat melihat impiannya telah jadi kenyataan dengan dibukanya Disney Land ini ?”

Istri Walt Disney menjawab “Ia telah melihat ini semua terjadi jauh sebelum proyek ini terbentuk”.

6. REACH UP .

Kita perlu senantiasa bercita-cita besar, artinya semua kegiatan yang kita lakukan harus bertujuan untuk memberikan manfaat tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain, bahkan untuk alam semesta

Bung Karno mengatakan “ Capailah Cita2mu setinggi langit. Kita memnag harus menggantungkan cita2 dan impian setinggi mugkin, karena kita adalah ciptaanNya yang tertinggi. Capailah sesuatu yang lebih tinggi dari prestasi sebelumnya karena itu menandakan bahwa kita memang bertumbuh.

7. LIFT UP .

Naikkan semua impian kita dalam bentuk doa ucapan syukur seakan-akan semua telah terjadi.

Semoga kita mampu meningkatkan & mengguyur hari hari kita dengan SEVEN UP

Salam

Irma Sustika

Sabtu, 05 Juni 2010

Indahnya Kegagalan

Siapakah manusia yang tidak pernah gagal? Manusia terbaik pun, Nabi Muhammad SAW sering mengalami kegagalan, kalah perang, dan ajakan dakwahnya ditolak. Apa lagi kita yang hanya sebagai manusia biasa, Kita adalah makhluk yang lemah, segala kekuasaan ada ditangan Allah dan kita tidak punya kontrol sama sekali kecuali sebagian kecil saja atas izin Allah.


Pada saat kita masih kecil, kegagalan tidak mempunyai makna, karena kita tidak mempunyai konsep “kegagalan”. Jika kita memiliki konsep kegagalan, maka kita tidak akan dapat berbicara, tidak akan dapat menulis dan tidak akan dapat berjalan. Karena untuk berbicara, menulis dan berjalan harus melalui kegagalan yang tak terhitung jumlahnya.


Dengan kegagalan kita mendapat ilmu baru, yaitu kita mengetahui cara yang salah , yang bisa menjadi pelajaran dimasa depan agar tidak kita lakukan lagi. Seperti kisah Thomas Alpha Edison yang gagal ribuan kali sebelum berhasil menciptakan bola lampu.

Coca-Cola mengalami kegagalan pada tahun pertama penjualannya. Penjualan dilakukan dengan menempatkan Coca-Cola pada tempat minuman di Apotek dan menghabiskan dana 73,96 dolar untuk melakukan promosi lewat spanduk dan kupon iklan. Kegagalan tersebut membuat Coca-Cola membuat kesadaran adanya media lain, yaitu media massa yang mempunyai kekuatan lebih disbanding media lainnya saat itu dan mempromosikan Coca-Cola dengan suasana kegembiraan


“Kegagalan” dapat memberikan kekuatan . Kegagalan ibarat latihan, Dengan latihan kita akan lebih tegar. Semakin sering kita latihan akan semakin kuat dan akan semakin terampil kita melakukannya, “practice make perfect”.

“Kegagalan” adalah ladang mendapatkan pahala . Jika kita menyikapi kegagalan dengan sikap yang baik, yaitu dengan shabar, kita akan mendapatkan pahala dari Allah. Kegagalan bisa merupakan ujian bagi kita. Bisa juga memang Allah menginginkan kita gagal disuatu tujuan, karena itu bukan yang terbaik bagi Anda.

“Kegagalan” dapat menggali potensi diri . Dengan kegagalan Anda akan berusaha mencari cara-cara baru dan strategi-strategi baru untuk mencapai hasil yang diinginkan. Secara otomatis Anda akan menggali lebih dalam potensi yang Anda miliki, bahkan mungkin saja potensi yang selama ini tersembunyi. Semakin sering kita gagal, akan lebih tergali potensi-potensi yang kita miliki.

“Kegagalan” akan mengembangkan kreatifitas kita. akan mencari ide-ide baru yang bisa kita gunakan atau pilih untuk mendukung tujuan . Terkadang ide-ide muncul pada saat kita telah berkali-kali gagal. Bertanyalah setelah gagal, adakah cara lain? Adakah ide lain?

Laluu..... kenapa harus takut gagal? Robert T Kiyosaki pernah kehilangan jutaan dolar pada bisnisnya sebelum dia pensiun muda dan kaya.

Jika kita tidak berani Gagal, itu sama saja kita tidak bergerak, tidak melakukan sesuatu

KUNCI BERANI GAGAL adalah
Berani MEMBUKA PIKIRAN,
Berani MENCOBA,
Berani BERUBAH,
Berani BERTINDAK, BERANI BANGKIT MENGGAPAI SUKSES


Mau Sukses? Harus berani Gagal….

Salam

Irma Sustika

www.irmasustika.com

Senin, 18 Januari 2010

Sukses & Gagal




“SUKSES dan GAGAL" 2 kosa kata yang sering jadi pro dan kontra dalam diri kita,
Sukses adalah kata yang paling dinginkan dari setiap individu dalam meraih imipian dalam hidupnya namun Gagal kata yang paling ditakuti karena tidak ada insan yang ingin gagal, bagi mereka yang pesimis kegagalan berarti akhir dari sebuah drama kehidupan

Sebenarnya Sukses itu yang seperti apa yah? Dan menjadi diri yang sukses?ehm…

Sukses apakah mempunyai finansial yang banyak ? Jabatan yang tinggi yang biar orang menghormati kita? Atau mungkin rumah besar ya misalnya, rumah tingkat 3 dengan 2 kolam renang di dalam dan di luar mungkin? Atau mobil Mercy New SLK dengan 2 pintu dan atap dapat terbuka?? Tapi kita tidak dapat menikmatinya.

Kenapa? Karena kita hanya bekerja dan terus bekerja dari hari senin sampai hari jum’at bahkan sabtu, memikirkan pekerjaan di kantor dan memikirkan hari minggu, dan celakanya, pada hari minggu, kita memikirkan hari senin dan seterusnya. Dan Itu tidak boleh terjadi pada diri kita.

Jadi sukses yang seperti apa dan bagaimana yang semua ingin harapkan?

Sukses yang sesungguhnya adalah sukses yang sukses. Artinya, kita dapat menikmati itu semua. Free Money and Free Time atau bebas uang dan bebas waktu.

Tapi pertanyaannya, dapatkah Kita sukses?

Menurut Wiliam A. Ward adalah: “Sesorang yang gagal adalah orang yang memutuskan untuk sukses kemudian mengharapkannya atau hanya menunggu dan menunggu”.

Kegagalan menurut Thomas A. Edison adalah: “Sesungguhnya hanya masalah keegoisan saja. Dalam pikiran mereka, mereka akan sukses tanpa melakukan usaha apa-apa”. Faktornya adalah kemalasan, penundaan, ketidaksabaran dan kepuasan sesaat yang membuat orang itu menjadi sombong, dan kembali menjadi malas dan akhirnya dia jatuh dan kembali seperti awal lagi. Dan faktor yang terakhir adalah sebuah perencanaan baik jangka pendek ataupun jangka panjang dalam hidupnya yang buruk.

Dan Sukses menurut William A. Ward adalah: “Seseorang yang sukses adalah orang yang memutuskan untuk sukses dan kemudian mengerjakannya”.

Sebenarnya, Kita hanya membutuhkan

4 unsur untuk sukses yaitu : R.E.A.L

Relationship atau hubungan antara satu sama lain, saling menjaga keharmonisan, tidak mencari musuh. Saling menjaga silaturahmi.

Equipping atau dukungan yang mampu membuat kita lebih dan lebih baik dari hari sebelumnya. Karena kesuksesan esok tergantung pada kesuksesan hari ini.

Attitude atau sikap, ini yang lebih utama, kita harus berpikir positif bersikap positif pandanglah kehidupan ini dengan positif. Untuk sekedar mengingatkan, bahwasanya, pikiran kita, mempengaruhi ucapan kita yang berarti do’a kita, ucapan kita mempengaruhi perbuatan atau tindakan kita, tindakan anda, mempengaruhi sikap anda, dan sikap anda mempengaruhi karakter anda. Jadi, berhati-hatilah dengan pikiran anda. Karena itu yang menentukan apa dan bagaimana anda di masa mendatang. Nah, pada intinya, orang yang berpikiran positif, akan menghasilkan sesuatu yang positif, namun orang yang berfikiran negatif, akan menghasilkan sesuatu yang negatif, jadi jangan harap anda yang berfikiran negatif akan mendulang hasil yang positif.

L eadership atau jiwa kepimpinan. Seorang pemimpin harus mempunyai suatu komitmen yang kuat untuk menjadi pemenang dan tidak putus asa. Berani mengambil resiko tetapi berusaha mengelola resiko itu dengan baik dan berani mengakui kesalahan dan tidak akan mengulangnya kembali. Dan bekerja tidak hanya untuk diri sendiri. Artinya, jika kita ingin sukses lakukanlah bukan hanya untuk diri sendiri, tapi orang-orang yang kita cintai. Orang tua dan yang lainnya.

Dan sekarang Kita ingin Sukses ? Atau Kita ingin gagal ?

Jawabanya ada pada individu masing – masing, bagaimana kita menyikapi hidup ini, ketika kita sukses, syukuri kesuksesan kita jangan takabur, namun ketika kita gagal ingat apa yang dikatakan Wiliam A. Ward, jika kita hanya menunggu, jangan berharap bahwa kita bisa merubah keadaan, ketika gagal itu datang jangan menunggu tapi lekas bangkit, instropeksi lagi, mana yang buat kita gagal. JANGAN MENUNGGU

Life For Happiness

Irma sustika